Selasa, 20 Oktober 2009

Percaya akan hari depan

Pada tahun 1918, sesudah perang dunia 1, beberapa perwira Amerika yang ditugaskan di Perancis memperhatikan bahwa beberapa prajurit membeli mata uang German (Mark) dengan harga yang sangat murah. Uang itu di dapat oleh orang-orang Arab dari tentara German yang telah meninggal dunia dalam pertempuran. Perwira-perwira itu bertanya kepada prajurit-prajurit itu, "mengapa dan buat apa kamu membeli uang logam itu ? Tidak ada gunanya". Prajurit-prajurit itu menjawab: "ksmi sksn ke German dalam beberapa waktu mendatang nanti". Beberapa minggu kemudian, perwira-perwira itu melihat prajurit-prajurit itu menggunakan Mark itu di toko-toko untuk membeli untuk membeli barang-barang di sepanjang tepi sungai Rhine.
Kepercayaan dan keyakinan untuk ari depan untuk mendapatkan kemenangan atas peperangan kerohanian dinyatakan dengan jelas.

(English language)
In 1918, after the 1st world war, some American officers stationed in France noticed that some soldiers buy currencies Germany (Mark) with a very low price. The money was in the can by the Arabs from Germany soldiers who have died in battle. The officers asked the soldiers, "why and why did you buy the coin? It's no use". The soldiers replied: "We'll go to Germany in a few days to come later". A few weeks later, the officers saw the soldiers were using Mark's in the shops to buy to buy the goods along the river Rhine.

Trust and confidence for the future epidermis to obtain victory over spiritual warfare clearly stated.

Kamis, 15 Oktober 2009

ಪೆರ್ಬುಅತನ್ ಯಂಗ್ ಮುಳಿಯ

ಜಿಕ ಅಂದ ಗಗಲ್ ಸೇಮ್ಬಿಳನ್ ಪುಳುಹ್ ಸೇಮ್ಬಿಳನ್ ಕಲಿ ದಾರಿ ಸೇರತುಸ್ ಇತು, ತೆತಪಿ ಬೆರ್ಹಸಿಲ್ ಮೆನ್ಯೇಳಮತ್ಕನ್ ಸತು ಜೀವ ದಾರಿ ಕೆಬಿನಸಾನ್. ಮಕ ಅಂದ ತೆಲಃ ಮೆಳಕುಕನ್ ಸತು ಪೆರ್ಬುಅತನ್ ಯಂಗ್ ಅಗುಂಗ್ ಬಾಗಿ ಪೆಕೆರ್ಜಾನ್ ತುಹನ್.

Air Hidup (living water)

Di samping jalan yang bagus di sebelah Utara Irlandia terdapat sebuah sumur yang atasnya tertutup dengan beton. orang-orang yang hidup berpal-pal jauhnya dari tempat itu mengetahui bahwa air minum terbaik terdapat di pinggir jalan itu. seorang wanita tua yang beribadah kepada Tuhan, melihat satu kesempatan yang baik untuk menjadikan sumur itu untuk bersaksi bagi Tuhan. Wanita itu kemudian menggantungkan sebuah pemberitahuan dekat sumur itu. Tulisan yang terdapat pada papan itu berbunyi sebagai berikut: "saudara sekalian, siapapun saudara, apapun warna dan sukumu, gunakanlah bangku ini untuk menghentikan lelah sebentar, dan silahkan mengambil air yang sejuk untuk diminum. Air itu akan menghapuskan dahagamu. Dan kalau anda ingin mendengar tentang AIR HIDUP, berkunjunglah sebentar ke pondok yang pagarnya terdapat lingkaran kain putih diatasnya, terletak diseberang jalan sebelah kanan". Banyak sekali orang yang berhenti di sumur itu dan menikmati air yang sejuk itu, dan sebagai hasilnya mereka juga telah dituntun kepada tempat wanita tua itu yang menceritakan kepada mereka tentang Kristus yang dengan kuasaNYA dapat menghapuskan dahaga kerohanian mereka. Cerita ini mengingatkan kita pada peristiwa tentang cerita Yesus di sumur di Samaria. Tuhan beserta kita. Amin.
(English: In addition to good road to the north of Ireland there is an upper wells covered with concrete. the people who live tack away from the place it knows that the best drinking water available at the roadside. an elderly woman who worship God, to see a good opportunity to make the well to testify for the Lord. The woman then hung a notice near the well. Writings found on board was as follows: "Gentlemen, any brother, any color, and your tribe, use this bench to stop the tired a bit, and please take a cool water to drink. Water that would eliminate dahagamu. And if you want to hear about AIR LIFE, field trip to the cabin while the fence is a circle of white cloth on it, located right across the street ". A lot of people who stopped at the well and enjoying the cool water, and as a result they have also led to where the old woman who told them about Christ who by His power can eliminate their spiritual thirst. This story reminds us of the events of the story of Jesus at the well in Samaria. God is with us. Amen)